Home | About | Blog

info's Articles

Tahap Perkembangan Bahasa Anak

Posted by in Wednesday, December 09th 2009


· Lahir – 2 bulan :

Menangis ketika lapar, mengikuti arah suara

 

· 2 – 6 bulan :

Berceloteh, tertawa, berteriak riang, mengeluarkan suara-suara lucu

 

· 7 – 12 bulan :

Mengucapkan ’ba’, ’da’, ’ka’ dengan jelas, mengulang beberapa suku kata, mulai mengerti kata ’tidak’, mengikuti instruksi sederhana seperti ’bye-bye’ atau main ’ciluk baa’

 

· 12 – 18 bulan :

Mengucapkan dua-tiga patah kata bermakna, menunjuk objek-objek yang dilihat di buku dan dijumpainya setiap hari, mengucapkan dan meniru kata yang sederhana dan sering didengarnya dan mengekspresikannya, menghasilkan kurang lebih 10 kata yang bermakna


Manfaat Bergaul Buat Si Kecil

Posted by in Thursday, November 05th 2009


Manfaat Bergaul buat si kecil

  • Mengasah kemampuan bersosialisasi dengan orang lain. Dengan bertemu banyak orang baru dan juga teman sebaya, melatih anak untuk berkomunikasi dan bersosialisasi
  • Menempa kemampuan berbahasa. Dengan kuantitas percakapan yang cukup, maka banyak kosa kata baru yang akan didapat anak. Semakin lama semakin kayalah perbendaharaan katanya. Bahkan semakin mempercepat kemampuan bicaranya.
  • Mengasah kecerdasan alam. Dengan aktivitas jalan pagi, mengamati pohon, bunga, tanaman, dan binatang di sekitarnya.
  • Melatih keterampilan visual. Anak anak mengenal arah kanan dan kiri, jalan menuju rumah atau rumah temannya, juga tata letak lingkungan sekitarnya.

NGOBROL DENGAN SI KECIL

Posted by in Tuesday, September 01st 2009

Salah satu alat stimulasi yang bagus untuk si kecil adalah mengajaknya ngobrol. Kebiasaan ngobrol dengan anak akan membuat orang tua menjadi lebih dekat dengan sang anak. Interaksi keduanya pun bisa berlangsung lebih hangat. Semua orang pasti sudah paham manfaat dari kebiasaan ngobrol dengan si bayi. Semakin intens komunikasi orang tua dengan anak maka perkembangan otak, kecerdasan, kemampuan bahasa serta kematangan emosi sang anak akan semakin terasah. 

Kebiasaan ngobrol ini sebaiknya dilakukan sejak dini. Bayi walaupun belum bisa berkata-kata, mereka sudah bisa membaca gerak bibir saat penglihatannya sudah sempurna. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa bayi-bayi usia 4-6 bulan bisa menyimak percakapan dengan membaca gerak bibir orang dewasa.

BERMAIN DENGAN BAYI

Posted by in Wednesday, August 26th 2009

Yang juga kerap tidak disadari oleh sebagian orang tua, meskipun bayi belum bisa berkata-kata, mereka selalu terus belajar dari waktu ke waktu. Mereka belajar merespon saat ibunya marah atau saat ibunya sedang senang. Semuannya ia rekam dalam otaknya dan mempengaruhi perkembangan emosi, kognitif, dan spiritual dengan bayi.

 

Karena itu banyak peneliti yang menganjurkan agar orang tua memberikan stimulasi yang baik. Misalnya dengan menimang-nimang, tersenyum, mengajaknya ngobrol sampai mengajaknya bermain. Saat bermain itu sebenarnya bayi dan anak tengah belajar menyerap pengetahuan baru dan respon-respon baru.

Alfa Protein, Nutrisi Untuk Tidur Bayi

Posted by in Saturday, July 18th 2009

Buat bayi tidur adalah ‘kegiatan’ yang sangat berharga. Tidur sebagai cara alamiah bayi untuk lebih mematangkan dan menguatkan fungsi organ-organ tubuhnya. Di tahun pertamanya, otak si kecil tumbuh tiga kali lipat dari keadaan saat lahir atau 80% dari otak orang dewasa. Agar potensinya terus berkembang baik fisik, psikis maupun kognitif tentu ia membutuhkan tidur yang cukup dan juga berkualitas.

Mungkin hal ini pula yang menyebabkan sejumlah penelitian dilakukan demi meningkatkan kualitas tidur bayi. Mulai dari penemuan diapers anti bocor, tempat tidur yang lebih nyaman, hingga kandungan gizi yang mesti dikonsumsi bayi. Terkait poin terakhir, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi yang mengkonsumsi ASI memiliki pola tidur yang lebih teratur dan bisa tidur pulas. Ternyata ASI mengandung Alfa Protein cukup tinggi yang berperan dalam mengatur pola tidur bayi dan membuatnya dapat tidur lelap.

Alfa Protein dikenal juga dengan istilah alfa laktalbumin, merupakan senyawa protein yang secara alami terdapat di dalam ASI. Kandungan nutrisi ini sekitar 27% dari total protein ASI. Ada dua jenis protein dalam ASI, yakni whey dan kasein. Alfa protein merupakan protein utama pada whey protein yaitu fraksi utama pada susu yang lebih halus dan lebih mudah dicerna. Berbeda dengan kasein protein, yang lebih padat dan sulit dicerna.

Kebiasaan-Kebiasaan Si Kecil Saat Tidur

Posted by in Tuesday, July 14th 2009

Seperti halnya orang dewasa, bayi pun mempunyai kebiasaan-kebiasaan saat tidur. Berikut adalah beberapa diantaranya : 

Mengorok

Bayi pun bisa mengorok saat tidur, jadi tidak perlu khawatir bila bayi Anda mengorok. Tapi jika hal ini terjadi terus menerus, bisa jadi memang ada masalah dengan dirinya. Apalagi jika ia mengorok dengan jeda dan mengeluarkan gerakan terkejut, yang mungkin menandakan ada yang menghambat saluran napasnya. Beberapa bayi juga bisa saja mengorok karena alergi. 

Berkeringat

Sebagian bayi mengeluarkan keringat cukup banyak saat tidur. Itu menandakan bahwa ia berada pada tahap tidur yang lelap. Apalagi memang bayi cenderung lebih banyak berkeringat dibanding anak yang sudah lebih besar ataupun orang dewasa. Tapi meskipun demikian, bila keringat yang keluar amat banyak, bisa saja itu menandakan ada masalah pada dirinya. Ini bisa saja gejala penyakit jantung atau tanda terjadinya infeksi. Penyebab lainnya, bisa juga karena udara di kamar terlalu panas. Untuk mengatasinya, pakaikanlah baju yang lebih tipis dan jangan menutupinya dengan selimut terlalu banyak. 

Gigi yang bergemeretak

Lebih dari 50% bayi biasa melakukan ini. Kebiasaan menggemeretakkan gigi ini sendiri bisa terjadi pada usia berapapun, namun lebih sering terjadi pada bayi yang sedang tumbuh gigi. Tapi bisa juga karena adanya gangguan pernapasan, seperti hidung tersumbat atau alergi.