Home | About | Blog

Memilih Alat Gendong Yang Tepat

Posted by in Friday, June 19th 2009
Tags:

Setelah si kecil sudah mulai besar yaitu sekitar 2-4 bulan, Anda sudah bisa mencari alat gendong sebagai alat Bantu. Dengan alat gendongan, si kecil bisa tetap berada di dekapan sementara tangan Anda tetap bebas melakukan berbagai aktivitas seperti masak, menyapu dan lainnya. Alat bantu juga akan meringankan beban Anda saat tengah bepergian dengan membawa si kecil.

Saat ini dipasaran sudah banyak terdapat alat gendong dengan berbagai model, masing-masing model tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk mendapatkan alat gendong yang sesuai, kenali dan pilihlah alat gendong yang Anda perlukan :

 

  1. Gendongan Depan

· Gendongan ini paling pas untuk bayi berusia 2-4 bulan, tapi pilihlah yang bentuknya mirip selendang (sling). Model ini memudahkan si kecil untuk tidur dan saat menyusui.

· Untuk bayi berusia 4-5 bulan yang sudah mampu menyangga kepalanya, Anda bisa memilih yang bentuknya mirip ransel karena kakinya akan menggantung sehingga ia bisa tetap bebas bergerak

· Pada beberapa model ada yang dilengkapi dengan penyangga kepala, sehingga kepala bayi akan tertahan saat ia tertidur.

· Pada bayi baru lahir, taruhlah bayi dengan wajah berhadapan dengan Anda. Sedangkan bayi yang sudah mulai besar, Anda bisa menaruhnya membelakangi Anda sehingga pandangannya luas.

 

 

  1. Gendongan Belakang
  • Gendongan ini khusus untuk bayi-bayi yang sudah mampu menyangga kepalanya dengan baik
  • Gendongan mirip kantong atau ransel tapi konstruksinya lebih kokoh dan dilengkapi ikatan yang mampu Anda sesuaikan dengan tubuh Anda
  • Ada juga gendongan belakang yang dilengkapi penyangga kepala, tergantung kebutuhan Anda
  • Agar nyaman, berat badan bayi yang digendong maksimal 15 kg. Bila lebih dari itu, alat gendong ini sudah terlalu sempit dan tubuh Anda juga tak leluasa bergerak
  • Ada gendongan belakang yang lebih ringan, ada juga yang lebih lengkap keamanannya, disesuaikan dengan keperluan Anda
  • Ketinggian gendongan bisa disesuaikan, bisa menempel di punggung atau melebihi pundak sehingga si kecil berada di posisi lebih tinggi dan bebas melihat sekelilingnya.

 

  1. Gendongan Pinggang

Gendongan ini lebih ideal untuk bayi yang masih menyusu, karena ia bisa berbaring dan Anda pun memiliki privasi saat sedang menyusui.

·        Anda mudah melakukan komunikasi dengan si kecil

·        Kelemahannya, gendongan ini hanya bertumpu pada satu sisi saja, sehingga lebih cepat membuat Anda pegal

·        Untuk mengatasi rasa pegal, carilah gendongan yang memiliki bantalan busa pada penyangganya.

 

Meskipun menggendong bayi akan mendekatkan hubungan batin antara ibu dan bayi, namun hindari terlalu sering menggendongnya. Kadangkala si kecil juga enggan digendong terus menerus oleh ibunya, maka Anda pun harus menghormati keinginannya itu. Apalagi bila bayi Anda sudah mampu duduk dengan tegak, pada masa ini ia membutuhkan kebebasan untuk mengembangkan keterampilan otot-ototnya. Misalnya dengan cara merangkak, berguling atau merambat.

 

Comments are closed.