Home | About | Blog

RUAM POPOK

Posted by in Monday, June 29th 2009
Tags: ,

Sering melihat warna kemerahan di area popok si kecil? Itulah ruam popok. Ruam popok adalah istilah umum yang menggambarkan peradangan kulit di area popok. Ada yang bersifat ringan dan sembuh sendiri, tetapi ada juga yang membutuhkan pengobatan serius.

Ruam kulit terjadi karena kulit daerah bokong, kemaluan, dan perineum memang lebih sensitif dan lembut. Kelembaban akan menyebabkan kulit yang sensitif itu lebih sensitif terutama terhadap zat di urin dan feses. pH kulit yang meningkat membuatnya lebih rentan terhadap iritasi. Tak semua ruam di area popok disebabkan oleh penggunaan popok. Ada ruam yang tak hanya terjadi di area popok tetapi diperparah penggunaan popok, misalnya alergi, ketombe atau kelainan kulit bersisik yang disebut psoriasis.

Ada lagi ruam di area popok tetapi tidak berkaitan dengan penggunaan popok, biasanya berkaitan dengan kelainan daya tahan tubuh, kuman (bakteri, kutu skabies, sifilis hingga HIV). Semua ini membutuhkan pengobatan yang berbeda. Mengobati ruam popok yang paling sederhana adalah mengganti popok lebih sering kali habis BAK atau BAB, serta menjaga kebersihan sekitar popok. Prinsipnya, menjaga area popok tetap kering.

Mengoleskan pelindung kulit yang mengandung seng oksida atau petroleum dapat mencegah iritasi lebih lanjut. Selain itu, pilihlah popok sekali dengan gel berdaya serap tinggi dan hindari pemakaian yang terlalu kencang. Tisa basah juga sebaiknya dihindari sementara untuk mengurangi iritasi, sebaiknya menggunakan air dan sabun untuk benar-benar menghilangkan urin dan sisa feses.

Ruam popok sering mengikuti diare, rajin-rajinlah mengganti popok dan mengoleskan krim pelindung. Jangan lupa tetap memberi ASI. Kotoran bayi ASI akan lebih asam dibanding yang tidak. Ini secara tak langsung turut melindungi kulit di area popoknya. Bila semua ini sudah dilakukan tetapi ruam tetap tidak hilang, mungkin sudah ada jamur atau bakteri yang hinggap.

Ruam popok yang disebabkan jamur menimbulkan gejala bintik-bintik merah terang. Bintik-bintik ini mengelompok dengan pinggirannya jelas dan disertai kerak-kerak putih. Sering muncul di area lipatan. Diluar kelompok bintik tersebut, ada satu dua bintik yang disebut lesi satelit, khas untuk ruam akibat jamur. Mungkin si kecil sebelumnya minum antibiotika dan amat rewel saat digantikan popoknya. Obatnya tentu obat jamur (krim atau salep nistatin, klotrimazol) dan sebagainya yang bekerja mematikan dan mencegah pertumbuhan jamur. Obat ini diberikan oleh dokter setelah melihat gambaran klinis yang khas atau setelah pemeriksaan laboratorium untuk memastikannya.

Ruam popok yang diperparah dengan bakteri umumnya disertai pembengkakan yang nyeri, dengan bintil-bintil bernanah, bila cukup parah bayi bisa demam. Jika ini terjadi, bayi ibu memerlukan antibiotika yang hanya bisa diresepkan oleh dokter. Untungnya kebanyakan ruam popok tidak mengkhawatirkan. Hanya sebagian kecil orang tua yang sampai membawa anaknya ke dokter karena ruam popok. Keluhan ruam popok juga akan hilang bila bayi sudah tak menggunakan popok atau setelah toilet training.

Comments are closed.