Home | About | Blog

BIANG KERINGAT

Posted by in Wednesday, July 01st 2009
Tags:

Ringan tapi menyebalkan, itulah biang keringat. Di daerah tropis seperti Indonesia, rasanya hampir semua bayi pernah terkena biang keringat. Biang keringat sering mengenai daerah wajah, bahkan hampir seluruh tubuh. Tidak berbahaya dan akan menghilang dalam beberapa minggu dengan perawatan kulit seperti biasa.

Biang keringat atau keringat buntet, istilah kedokterannya adalah miliaria, terjadi karena tertahannya keringat yang ditandai bintil-bintil di kulit yang amat kecil berisi air. Sebenarnya ada tiga bentuk biang keringat yang agak berbeda gambarannya dan pengobatannya.

  • Miliaria Kristalina, ini merupakan jenis yang paling banyak terjadi pada bayi. Gejalanya bintil-bintil yang amat kecil (1-2 mm), muncul di daerah yang tertutup setelah bayi banyak berkeringat. Tidak ada keluhan apapun dan akan sembuh dengan sendirinya ditandai dengan munculnya sisik-sisik halus. Untuk mencegahnya, ibu bisa memakaikan bayi pakaian tipis yang menyerap keringat. Prinsipnya adalah mencegah keringat atau mengusahakan keringat menguap dengan baik.

 

  • Miliaria Rubra, merupakan jenis biang keringat yang lebih berat, terdapat di area badan yang bergesekan dengan pakaian. Bintil-bintilnya lebih besar, gatal dan pedih. Konon banyak terjadi pada mereka yang tak terbiasa di udara tropis. Penyebabnya belum pasti. Kemungkinan selain karena banyak biang keringat juga adanya sumbatan pada kelenjar keringat. Ada ahli yang mengatakan kadar garam yang tinggi di kulit disertai adanya kuman. Untuk menghindarinya, gunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Terapi obat mungkin diperlukan yaitu bedak salisil 2% yang mengandung mentol.

  • Miliaria Profunda, jenis biang keringat yang agak jarang terjadi. Biasanya mengikuti biang keringat jenis miliaria rubra. Tandanya, bintil berwarna putih yang keras, banyak terdapat di badan, tangan dan kaki. Bintil-bintil kebanyakan tidak berisi air, teraba seperti kulit yang mengeras, tidak gatal dan berwarna seperti kulit saja. Bila ini terjadi, ibu bisa memberikan lotion calamin dengan atau tanpa mentol, bisa juga lotion yang berisi resorsin 3%.

Comments are closed.