Home | About | Blog

Apa Penyebab Bayi Menangis?

Posted by in Sunday, July 05th 2009
Tags:

Ada banyak penyebab bayi menangis. Sebagai orang tuanya Anda tentulah yang paling tahu kira-kira kenapa si kecil menangis. Beberapa sebab bayi menangis kemungkinan adalah :

1. Bayi merasa lapar

Secara periodik dalam sehari bayi mengalami perasaan tidak enak di dalam perutnya, yaitu lapar. Namun seiring berjalannya waktu kita bisa mengenali ritme biologis si kecil kapan dia merasa lapar. Tetapi, bayi kadang-kadang merasa lapar sebelum waktunya atau kurang selera, bahkan tidak ada selera sama sekali untuk minum atau makan. Menangis hebat dapat membuat bayi sangat terganggu, sehingga dia tidak mau minum meskipun lapar. Kalau ini yang terjadi maka coba untuk menenangkannya terlebih dahulu.

2. Bayi mengalami kolik

Kadang bayi menangis dengan keras sekali. Mungkin saja bayi mengalami kolik infantil. Pada umur 2 minggu, bayi dapat tiba-tiba menangis dengan hebat terutama pada sore hari atau menjelang malam. Keadaan ini dapat terjadi setiap hari, kadang-kadang sampai 3 jam atau lebih.

Mengapa tangisnya begitu hebat, apa penyebabnya, tidak seluruhnya jelas. Tetapi pada umumnya keluhan tersebut akan hilang dengan sendirinya pada umur 3-4 bulan. Mendekapnya dan memijat perutnya dengan lembut kadang-kadang dapat membantu menenangkannya. Bagaimana bila dia tetap tidak mau berhenti menangis? Anda bisa meletakkan si kecil dengan nyaman di tempat tidurnya dan coba kembali menghiburnya.

3. Bayi merasa bosan

 Beberapa bayi cepat merasa bosan, dan rasa yang tidak menyenangkan ini diekspresikan dengan cara menangis. Bayi amat senang mendengar bunyi-bunyian atau melihat gerakan-gerakan. Mainan dengan bentuk dan warna yang menarik perhatian atau mengeluarkan suara musik dapat digunakan untuk mengalihkan perasaan bosan. Lakukan dengan santai dan dalam suasana yang menyenangkan. Tak jarang malah Anda yang menjadi ‘mainan’ yang paling dapat dinikmati dan disenangi si bayi

4. Bayi tidak suka keramaian

Beberapa bayi sangat peka terhadap keramaian, sehingga segala sesuatu harus dilakukan dengan lebih tenang. Keadaan terlalu ramai dapat membuat bayi menjadi lelah dan menangis. Kadang-kadang bayi menangis disebabkan oleh bunyi-bunyian yang tidak pernah terpikir oleh Anda, misalnya suara TV, radio, bahkan suara lemari es dapat mengejutkannya.

5. Bayi mengalami iritasi

Adanya iritasi pada bayi yang dapat menyebabkan dia menangis, misalnya cuaca terlalu dingin atau terlalu panas, ruam kulit, tidak dapat buang angin (flatus), selimut yang kurang nyaman dan sebagainya. Walaupun demikian, seringkali kita sulit menemukan penyebabnya.

6. Bayi sedang sakit

Seringkali Anda sebagai orang tua berpikir bahwa bayi menangis karena dia sakit. Dan tidak jarang perasaan kita tersebut dianggap sebagai suatu kekhawatiran yang berlebihan oleh orang lain. Yang melihat dan paling dapat merasakan sesuatu pada bayinya adalah Anda sebagai ibunya. Maka bila Anda merasa perlu untuk membawanya ke dokter untuk diperiksa sebaiknya dilakukan. Apabila bayi ternyata sehat, maka Anda merasa lebih nyaman, sehingga tidak perlu terlalu khawatir lagi dengan tangisan-tangisan berikutnya.

Anda adalah orang terdekat bagi si kecil. Seiring berjalannya waktu, Anda akan mengenali karakter dan sifat buah hati Anda, termasuk memberinya kehangatan kala si kecil menangis.

Mungkin Ada Yang Belum Anda Lakukan?

  • Sudahkah lingkungan Anda bebas rokok?

    Jika orang tua merokok, resiko bayi mengalami kolik akan meningkat.

  • Anda belum memperdengarkan alunan lagu

    Musik bisa mempengaruhi emosi seseorang, begitu juga pada bayi. Saat dia rewel atau menangis, coba perdengarkan musik. Cara sederhana, sambil digendong ibu menyanyikan lagu berirama lembut.

  • Sudahkah Anda memberi sentuhan pijat?

    Sentuhan ibu adalah kehangatan bagi bayi. Sentuhlah bayi dengan lembut, belai dia dan memijatnya dengan lembut.

Comments are closed.