Home | About | Blog

Tidur Bersama Si Kecil

Posted by in Wednesday, July 15th 2009
Tags:

Saat si kecil baru lahir, Anda mungkin masih belum tega meninggalkan dirinya tidur sendiri di kamarnya. Yang terbaik adalah meletakkan ranjangnya di sisi tempat tidur Anda di kamar. Tapi jika karena keterbatasan ruangan, Anda dan pasangan harus tidur bersama-sama si kecil di satu tempat tidur, mungkin tidak ada pilihan lain. Kondisi ini tentu membuat Anda khawatir kalau-kalau bisa berbahaya buat si kecil. Takut kalau-kalau ia tertindih oleh tubuh Anda atau terjatuh, dan masih banyak lagi kekhawatiran lainnya. 

Semua kekhawatiran itu wajar saja bila Anda rasakan. Apalagi jika mengingat tubuh si kecil yang masih amat rentan. Tapi, sebenarnya ada juga manfaat Anda dan pasangan tidur bersama-sama dengannya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Harvard, menemukan bahwa bayi-bayi yang tidur bersama orang tua mereka tidur lebih tenang, terhindar dari stress serta mendapatkan ASI dua kali lipat lebih banyak dibanding bayi-bayi yang tidur sendiri. 

Tak hanya itu, anak-anak yang terbiasa tidur dengan orang tua mereka sejak kecil ternyata justru lebih mandiri dibanding teman-temannya. Mereka berprestasi lebih baik di sekolah, mempunyai rasa percaya diri yang lebih tinggi dan jarang terserang sakit.  

Bayi yang tidur sendirian cenderung lebih sering menangis dan mengalami stress. Kondisi ini tentu bisa menyebabkan perubahan fisik di otak. Akibatnya, ia akan lebih mudah terserang penyakit dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh saat sakit. 

Tidur bersama si kecil bermanfaat pula bagi meningkatkan kedekatan secara emosional antara ia dengan orang tuanya. Karena itu, tak perlu takut jika harus tidur bersama-sama si kecil di satu tempat tidur. Yang penting perhatikan hal-hal berikut jika ingin tidur bersama dengannya. 

  • Letakkan bantal-bantal di pinggir tempat tidur. Jangan sampai ada bantal di tengah-tengah tempat tidur, yang bisa menindih badan si kecil sehingga ia sulit bernapas.
  • Aturlah posisi tidur dengan baik. Bila salah satu diantara Anda dan pasangan sering bergerak-gerak saat tidur, pilihlah posisi di luar tempat tidur. Jangan pula membaringkan si kecil di tengah, diantara Anda dan pasangan.
  • Baringkanlah si kecil disisi tempat tidur yang menurut Anda cukup aman untuknya.
  • Hindari penggunaan selimut untuk sementara waktu. Bila tidak hati-hati, selimut bisa menutupi tubuh dan wajah si kecil, dan itu tentu saja berbahaya untuknya.
  • Pastikan seprai tempat tidur Anda terpasang rapi sehingga permukaan tempat tidur benar-benar rata.
  • Maksimal tempat tidur hanya bisa ditiduri oleh Anda bertiga saja. Si kakak (bila ada) sebaiknya tidak ikut tidur disana.
  • Jika pasangan Anda merokok, mintalah ia untuk menghentikan dulu kebiasaannya itu. Kebiasaan merokok orang tua bisa meningkatkan resiko terjadinya kematian mendadak saat tidur bahkan meskipun kebiasaan merokok itu tidak dilakukan di tempat tidur.
  • Pastikan tidak ada sudut-sudut tempat tidur yang tajam, yang bisa melukai si kecil.

Comments are closed.