Home | About | Blog

NGOBROL DENGAN SI KECIL

Posted by in Tuesday, September 01st 2009

Salah satu alat stimulasi yang bagus untuk si kecil adalah mengajaknya ngobrol. Kebiasaan ngobrol dengan anak akan membuat orang tua menjadi lebih dekat dengan sang anak. Interaksi keduanya pun bisa berlangsung lebih hangat. Semua orang pasti sudah paham manfaat dari kebiasaan ngobrol dengan si bayi. Semakin intens komunikasi orang tua dengan anak maka perkembangan otak, kecerdasan, kemampuan bahasa serta kematangan emosi sang anak akan semakin terasah. 

Kebiasaan ngobrol ini sebaiknya dilakukan sejak dini. Bayi walaupun belum bisa berkata-kata, mereka sudah bisa membaca gerak bibir saat penglihatannya sudah sempurna. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa bayi-bayi usia 4-6 bulan bisa menyimak percakapan dengan membaca gerak bibir orang dewasa.

 

Mengajak bayi berbicara akan memotivasi bayi untuk berlatih bicara. Lakukan kebiasaan ngobrol ini dalam berbagai kesempatan, misalnya pada saat memandikan, mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, menggendong, berjalan-jalan, bermain sampai menjelang tidur. 

Selain dengan membaca gerak bibir, bayi juga bisa diajak ‘ngobrol’ bila orang tua berbicara ditambah dengan bahasa isyarat. Bahasa isyarat bisa Anda lakukan misalnya saat Anda meminta sang buah hati mengambil bola, maka Anda bisa berkata, “Ambil bola itu saying,” sambil tangan kita menunjuk bola tersebut. Berbicara plus bahasa isyarat akan memudahkan bayi untuk bercakap-cakap dengan orang tua. Bayi-bayi yang terbiasa diajak berbicara dengan bahasa isyarat memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi dan memiliki kosa kata yang lebih lengkap ketimbang bayi yang tidak biasa diajak ngobrol.

Comments are closed.