Home | About | Blog

Alergi Kulit Bayi's Articles

Sekitar Kulit

Posted by in Saturday, June 27th 2009

Sekitar 50% bayi pernah mengalami masalah kulilt tak mulus yang disebut erythema toxicum. Gejalanya bintik-bintik berwarna keputihan dengan dasar kulit kemerahan. Bintik menyebar di seluruh tubuh, tetapi bisa juga mengumpul di tempat-tampat tertentu saja. Erythema toxicum biasanya muncul pada hari pertama dan kedua kehidupan yang memudar dengan sendirinya dalam satu minggu. Tidak ada terapi apapun dan tidak diketahui penyebabnya.

Keluhan kulit lain yang sering terjadi adalah bintik-bintik di sekitar pipi. Biasanya muncul pada bayi di atas usia satu sampai dua bulan. Ini merupakan pertanda awal alergi, umumnya terhadap susu sapi. Keluhan bersifat hilang timbul dan gatal. Bila benar karena alergi, ibu disarankan mengganti susu dengan susu yang tidak bersifat alergenik, atau memberikan ASI eksklusif. Bayi yang ASI eksklusif terkadang juga bisa menunjukkan gejala ini karena alergen (zat penyebab alergi) bisa mengalir lewat ASI. Dokter akan mencari penyebab pasti alergi dan meminta ibu untuk mengurangi asupan alergen tersebut.

Makanan yang sering menyebabkan alergi adalah susu sapi, kacang tanah, makanan laut, dan telur yang dikonsumsi ibu. Setelah zat alergen dihindari, bintik-bintik di pipi akan menghilang dengan sendirinya. Untuk mengurangi keluhan, oleskan salep hidrokortison 1% di pipi yang terkena, terkadang bayi ibu memerlukan obat minum untuk mengurangi gatalnya.