Home | About | Blog

Zat Lutein's Articles

Mengatasi Anak Yang Suka Nonton TV

Posted by in Saturday, September 12th 2009


Buah hati Anda senang menonton Televisi? Bayi yang baru berusia beberapa bulan pun setelah matanya bisa melihat dengan jelas senang melihat televisi. Apalagi bagi bayi diatas satu tahun. Buat anak, teve seolah menjadi jendela untuk memenuhi rasa ingin tahunya. Dengan sinar yang berwarna-warni dan gambar-gambar yang bermacam-macam.

 

Namun sebagai orang tua kita patut waspada, karena ternyata televisi menyimpan beragam masalah buat anak. Salah satunya adalah ancaman kerusakan pada mata. Sekarang jumlah pemakai kacamata anak-anak relatif meningkat.

Sinar biru (blue light) inilah yang dituding sebagai penyebab utama kerusakan pada mata anak. Sinar biru adalah sinar dengan panjang gelombang 400-500 nano meter pada spektrum sinar yang masih dapat diterima oleh mata. Secara alamiah, sinar biru dipancarkan oleh matahari. Namun kemajuan teknologi seperti televisi, komputer serta lampu neon juga punya andil terhadap kian menyebarnya blue light di tengah masyarakat.

 

[break]read more{/break}

Kenapa bayi dan anak rentan? Karena masih tahap perkembangan, tingkat kejernihan mata anak lebih besar dibanding orang dewasa. Akibatnya lebih besar pula sinar biru ditangkap retina mata anak. Pada jangka pendek, sinar biru yang mengalami oksidasi itu bisa mengganggu kerja retina.

Untuk menjauhkan anak dari televisi tentu tidak mudah dilakukan, apalagi melarang untuk tidak bermain games. Bagaimana cara mengatasinya? Pertama, orang tua jangan bosan mengingatkan anak untuk tidak menonton televisi terlalu dekat atau terlalu lama. Kedua, anak sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat lutein. Yaitu nutrisi senyawa karotenoid yang banyak ditemukan pada sayuran berwarna kuning jingga (wortel), sayuran berwarna hijau (brokoli), dan buah berwarna merah dan kuning jingga (tomat, arbei, semangka dan mangga), serta ASI.

Kecukupan lutein pada makanan membantu menjamin perkembangan mata yang sehat pada bayi dan anak. Kadar lutein yang paling tinggi terdapat pada ASI. Semakin lama bayi mendapat ASI, akan semakin terjamin kesehatan dan perkembangan matanya.